Dinas Kebudayaan Sleman Kembangkan Seni Tradisi Melalui Festival Langen Carita

Home / Berita / Festival Langen Carita, Cara Dinas Kebudayaan Sleman Kembangkan Seni Tradisi
Festival Langen Carita, Cara Dinas Kebudayaan Sleman Kembangkan Seni Tradisi Pementasan acara Festival Langen Carita Tingkat Kabupaten Sleman 2020. (Foto: Pemkab Sleman for TIMES Indonesia)

TIMESBANTUL, SLEMAN – Tidak tinggal diam saat pandemi Covid-19. Dinas Kebudayaan Sleman tetap terus berupaya melestarikan dan mengembangkan potensi kebudayaan. Salah satunya kembali menyelenggarakan Festival Langen Cerita tingkat Kabupaten Sleman tahun 2020.

Festival Langen Carita tersebut digelar hari Sabtu hingga Minggu (1 - 2/8/2020) mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai, bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Sleman, Denggung, Tridadi, Sleman.

Festival-Langen-Carita-2.jpg

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman, HY Aji Wulantara SH M Hum, Minggu (2/8/2020) mengatakan "Langen Carita" merupakan sebuah pementasan cerita (teater) yang berupa gabungan tarian dan tembang diiringi seperangkat gamelan. Festival kali ini diikuti 17 kontingen se-Kabupaten Sleman.

"Penyelenggaraan festival ini untuk menciptakan iklim kreatif bagi pengembangan seni tradisi khususnya di Kabupaten Sleman," kata Aji Wulantara

Untuk pelaksanaannya tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. Festival Langen Cerita Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2020 ditayangkan secara live streaming melalui kanal Youtube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.

Pertunjukan dengan metode live streaming tersebut juga memiliki tujuan utama membantu para pekerja seni untuk tetap berkegiatan seni serta mengembangkan kebudayaan dalam situasi wabah Covid-19.

Dengan metode tersebut diharapkan dapat menjadi media beraktivitas dan peningkatan kualitas seniman. Guna mempertahankan eksistensi jati diri seniman sebagai salah satu akar budaya seni. Sekaligus memberikan ruang kepada seniman dalam mengekpresikan diri melalui kesenian di tengah kondisi ini.

Kegiatan yang didanai oleh Danais (Dana Keistimewaan) DIY Tahun 2020 ini juga untuk turut memberikan andil dan kontribusi nyata dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan masyarakat. Agar masyarakat merasa betah dan nyaman tinggal di rumah di masa pandemi Covid-19 ini.

"Di samping itu untuk meningkatkan apresiasi masyarakat, menumbuhkan kreativitas, dan gagasan menarik tentang Langen Carita di tengah budaya masyarakat. Serta untuk mempopulerkan kembali seni tradisi agar tidak musnah," jelasnya.

Masih menurut Aji Wulantara, pihaknya juga menekankan pada ajakan untuk mengimplementasikan beberapa pitutur luhur yang notabene merupakan modal sosial yang fundamental bagi masyarakat Jawa khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Salah satu dari pitutur luhur tersebut adalah ”Eling lan Waspada” yang mengamanatkan agar masyarakat senantiasa menyadari bahwa apa-apa yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia pada dasarnya merupakan ujian untuk bisa menempuh kehidupan yang lebih baik dimasa mendatang.

Termasuk adanya pandemic Covid-19 ini juga merupakan ujian agar manusia senantiasa bisa menjalani kehidupan dengan menekankan pada pola hidup bersih dan sehat dan senantiasa waspada dengan berbagai kemungkinan. Dengan bersikap secara arif dan bijaksana dengan menekankan pada kebaikan bersama dan bukan saling merasa egois mementingkan dirinya sendirinya sendiri.

Tata nilai dan norma kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi modal sosial yang fundamental bagi bangsa Indonesia perlu dikokohkan dan ditumbuhkembangkan kembali dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

"Jangan sampai adanya pandemi Covid-19 ini, semangat kebersamaan dan gotong royong antar warga masyarakat justru malah melemah atau bahkan luntur, " ujarnya

Di ungkapkan oleh Aji Wulantara, untuk Sabtu (1/8/2020) menampilkan 8 kontingen. Sementara hari kedua atau Minggu (2/8/2020) menampilkan sebanyak 9 kontingen.

Sajian budaya Festival Langen Cerita secara live streaming ini, juga diharapkan dapat mendukung upaya menekan penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah.

Pecinta budaya dimanapun berada khususnya warga masyarakat Sleman dapat bergabung dan menikmati sajian budaya tersebut melalui Youtube. Keberadaan kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi tontonan yang menarik bagi anak-anak di rumah.

"Sehingga mereka tidak hanya asyik main game saja," pungkas Aji Wulantara, Kepala Dinas Kebudayaan Sleman tentang Festival Langen Cerita. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com